Lato-lato Kontroversial Sejak 1960, Bukan Soal Teori Konspirasi atau Illuminati

Lato-lato Kontroversial Sejak 1960, Bukan Soal Teori Konspirasi atau Illuminati

Lato-lato sudah kontroversial sejak 1960-an. Foto:-Tangkapan layar-

Penamaan ini merujuk pada permainan yang sama persis dengan Lato-lato yang saat ini sedang viral di Indonesia.

Nah, para orangtua di Amerika sudah banyak memprotes jenis permainan ini yang dinilai tidak aman untuk anak-anak.

Para orang tua ini menilai, Lato-lato bisa menyebabkan anak-anak mereka terluka. Luka yang ditimbulkan juga cukup serius.

Tidak seperti luka lebam yang diakibatkan benturan bola. Namun berpotensi menimbulkan luka yang lebih parah.

Apa alasannya? Para orangtua di Amerika tahun 1960-an menilai bahwa bola yang digunakan dalam permainan Lato-lati bisa pecah sehingga pecahannya tersebut sangat membahayan anak-anak mereka.

BACA JUGA:Ini Tips Amankan Mobile Banking saat HP Hilang Agar Saldo Tetap Aman!

BACA JUGA: Cara Mendapatkan Uang 25 Juta Dalam Sehari, Kaya Mendadak, Auto Jadi Sultan

Luka akibat pecahan lato-lato ini memang terbukti bisa terjadi. Seperti yang baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan.

Seorang anak di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat inisial AN (8) menjadi korban pecahan lato-lato.

AN mengalami luka yang cukup serius pada bagian mata kanan. Pecahan lato-lato yang sedang dia mainkan disebut tertancap pada bagian matanya tersebut.

Akibatnya, AN sampai dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani operasi.

Nah, Lato-lato memang sudah kontroversial sejak dulu, oleh karena itu perlu kebijakan orangtua untuk membeiarkan anak-anak memainkannya.

Setidaknya, orangtua masih harus mengawasi anak-anak mereka saat memainkan lato-lato agar tidak terjadi hal-hal yang fatal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: