Kawasan REBANA, Wajah Masa Depan dan Motor Penggerak Ekonomi Jawa Barat

Kawasan REBANA, Wajah Masa Depan dan Motor Penggerak Ekonomi Jawa Barat

Kawasan Rebana akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pusat dari Jawa Barat nantinya akan berada di utara.-Kertajati Aerocity-radarcirebon.com

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Apakah Anda sudah tahu jika di Provinsi Jawa Barat (Jabar) ada sebuah kawasan yang disebut REBANA? Lalu untuk apa kawasan itu dibangun?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut sebaiknya tahu terlebih dahulu tentang kawasan REBANA? Di mana lokasinya dan tujuan dibangun kawasan tersebut untuk apa?

REBANA merupakan kawasan pengembangan baru berbasis perkotaan. Inti kawasan ini adalah Kota Cirebon, Patimban di Subang dan Kertajati di Majalengka. 

Sementara kawasan penyangganya meliputi Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan.

BACA JUGA:Apakah Tol Cisumdawu Cukup untuk Menghidupkan Bandara Kertajati? Pengamat Merasa Tidak Yakin, Siap-siap Merugi

Kawasan ini bakal menjadi wajah masa depan dan juga motor penggerak Provinsi Jabar. Karena itu kawasan itu akan bersaing dengan Bodebeka (Bogor, Depok, Bekasi dan Karawang). Juga dengan kawasan Bandung Raya. 

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat (Jabar) Nining Yuliastiani, Kawasan REBANA diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi Jabar.

"REBANA merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jabar. Kita berharap nantinya akan menjadi motor penggerak ekonomi provinsi, karena didukung industri," kata Nining Yuliastiani beberapa waktu yang lalu.

REBANA merupakan kawasan industri dan perkotaan baru di Jabar. Wilayahnya berada di utara/timur laut Provinsi Jabar. Meliputi tujuh daerah: Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, Kuningan, dan Kota Cirebon.

BACA JUGA:Jurus Jitu Menhub Antisipasi Pemindahan Penerbangan dari Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati Gagal Lagi

Pemprov menjadikan kawasan ini sebagai wajah masa depan Jabar. Tentu dengan segala keunggulannya yang tengah dipersiapkan saat ini.

Ditargetkan pada 2030 nanti, kawasan ini menjadi pusat perekonomian. Seiring dengan kematangan infrastruktur yang telah dibangun melalui Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Proyek itu seperti Pelabuhan Patimban, di Kabupaten Subang, Jalan Tol Cisumdawu, dan Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Nining Yuliastiani pun berharap, cita-cita Pemprov mewujudkan kawasan ini sebagai motor penggerak ekonomi dapat terealisasi. Tentunya dengan didukung industri dan penyerapan tenaga kerja secara optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: