Daya Motor

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor dan 240 Bendungan

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor dan 240 Bendungan

Atasi kekeringan pada musim kemarau saat ini, Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah.-pu.go.id-

JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Pemerintah mulai memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kekeringan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah saat musim kemarau.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan berbagai infrastruktur dan peralatan untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat maupun sektor pertanian.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan 10.789 sumur bor yang tersedia di berbagai wilayah.

BACA JUGA:BMKG: El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, Musim Kemarau Makin Panjang dan Kering

Selain sumur bor, pemerintah juga menyiagakan sejumlah infrastruktur sumber daya air, mulai dari bendungan, bendung, embung, hingga waduk.

Seluruh infrastruktur tersebut dioptimalkan untuk menjaga pasokan air ketika wilayah tertentu mulai mengalami kekurangan air.

“Infrastruktur diprioritaskan untuk menopang kebutuhan masyarakat dan lahan pertanian saat kekeringan maupun El Nino,” kata Dody, Sabtu 1 Agustus 2026.

Menurut Dody, kesiapan infrastruktur air menjadi semakin penting di tengah ancaman perubahan iklim yang dapat memengaruhi pola musim dan ketersediaan air.

Kementerian PU menjadikan sumur bor sebagai salah satu infrastruktur penting dalam menghadapi potensi kekeringan.

Sebanyak 10.789 sumur bor akan dioptimalkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.

BACA JUGA:Belum Puncak, El Nino Kali Ini Lebih Kuat Dibanding 2023, Kekeringan Parah Bakal Landa Indonesia

Selain itu, pemerintah juga terus mengatur pola operasi bendungan dan jaringan irigasi. Pengaturan tersebut dilakukan agar distribusi air dapat berlangsung lebih efisien, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pertanian.

Ketersediaan air menjadi faktor penting bagi sektor pertanian. Kekurangan air dalam waktu panjang dapat mengganggu produktivitas lahan dan berpotensi memengaruhi produksi pangan.

Karena itu, pemerintah tidak hanya berupaya mengatasi dampak kekeringan ketika terjadi, tetapi juga memperkuat infrastruktur air untuk menghadapi kondisi serupa dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait