Daya Motor

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor dan 240 Bendungan

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor dan 240 Bendungan

Atasi kekeringan pada musim kemarau saat ini, Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah.-pu.go.id-

Untuk menghadapi kondisi darurat di daerah yang terdampak kekeringan, Kementerian PU juga menyiapkan berbagai peralatan yang dapat segera dikerahkan.

Peralatan tersebut terdiri atas 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, dan 49 mesin bor.

Peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan di lapangan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan tambahan pasokan air atau pengerjaan sumber air baru.

Pemerintah juga melakukan pendataan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

BACA JUGA:El Nino Ancam Pertanian Majalengka, Bupati Eman Suherman Ungkap Solusi Selamatkan Sawah Petani

Selain kesiapan infrastruktur dan peralatan, masyarakat juga didorong untuk memahami langkah-langkah adaptasi dalam menghadapi musim kemarau.

Kementerian PU tidak hanya fokus pada penyediaan sumber air, tetapi juga mendorong penggunaan air secara lebih efisien, khususnya di sektor pertanian.

Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani mengurangi penggunaan air tanpa mengabaikan kebutuhan tanaman. Efisiensi pemanfaatan air menjadi semakin penting ketika pasokan air mengalami tekanan akibat musim kemarau.

Dody menegaskan, pembangunan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air memiliki peran besar dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” ujar Dody.

Selain mengoptimalkan infrastruktur yang sudah tersedia, Kementerian PU terus mempercepat pembangunan berbagai sarana pengelolaan air.

BACA JUGA:Tak Tidur Demi Dapat Air, Kisah Petani Indramayu Melawan El Nino Godzilla

Pembangunan tersebut mencakup bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan air nasional. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, pemerintah diharapkan memiliki kapasitas lebih besar dalam menghadapi perubahan pola musim dan ancaman kekeringan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait