Daya Motor

FK UGJ Gandeng AFKSI Tingkatkan Kualitas Publikasi Dosen FK di Jurnal Pengabdian Masyarakat

FK UGJ Gandeng  AFKSI Tingkatkan Kualitas Publikasi Dosen FK di Jurnal Pengabdian Masyarakat

Perkuat Budaya Publikasi Ilmiah, FK UGJ dan AFKSI Gelar In-House Training Penulisan Jurnal Pengabdian Masyarakat-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-18, Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Djati (FK UGJ) bekerja sama dengan Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI), Selasa (4/8/2026) menggelar In-House Training di gedung FK UGJ.

Acara bertajuk  bertajuk "Penulisan Artikel dan Strategi Publikasi Jurnal Pengabdian: Trik, Tips, dan Best Practice bagi Dosen Fakultas Kedokteran" diikuti para dosen.

Dekan FK UGJ, Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMed Ed mengatakan, Kegiatan ini diselenggarakan untuk menjawab tantangan masih minimnya keberadaan dan akreditasi jurnal pengabdian masyarakat (pengmas) yang dikelola khusus oleh fakultas kedokteran di Indonesia.

FK UGJ senantiasa mendorong kualitas naskah dan tata kelola jurnal, unuk itulah FK UGJ menggelar Pelatihan ini dirancang dengan dua sasaran utama, Bagi Dosen untuk Membekali tenaga pengajar agar mampu menyusun, menulis, dan mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ke dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi.

BACA JUGA:Usai Dibantai Vietnam 3-0, Timnas Indonesia Masih Punya Peluang Lolos Semifinal dengan Syarat Ini

Kemudian bagi pengelola jurnal untuk  meningkatkan pemahaman standar mutu naskah serta mengoptimalkan peran editorial, mulai dari tahap penyaringan (screening), penyuntingan bahasa, hingga finalisasi dokumen siap terbit.

Selain itu, kata Catur, momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat jalinan kemitraan antar-fakultas kedokteran di tingkat nasional demi membangun atmosfer akademik Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lebih solid.

“Meskipun awalnya ditargetkan khusus bagi internal FK UGJ dan anggota AFKSI, antusiasme peserta justru melampaui ekspektasi,” ujarnya .

Jumlah Peserta, kata Catur, Sebanyak 150 peserta hadir secara hibrid (online dan offline). Dnegan diikuti oleh 45 institusi Fakultas Kedokteran, baik dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Dan Pengelola Jurnal sebanyak 14 tim pengelola jurnal pengmas kedokteran.

BACA JUGA:5 Ide Liburan Akhir Pekan di Bandung, Wisata Alam, Tempat Healing hingga Wahana Seru untuk Keluarga

Tingginya partisipasi ini, kata Catur,  membuktikan bahwa pelatihan penulisan dan tata kelola jurnal pengabdian masyarakat memang sangat dibutuhkan oleh institusi pendidikan kedokteran saat ini.

Hal yang membedakan pelatihan ini dengan workshop penulisan, kata Catur,  pada umumnya adalah hadirnya sesi koreksi dan reviu naskah secara langsung oleh para asesor berpengalaman. Peserta mendapatkan masukan nyata (real-time feedback) atas naskah yang mereka siapkan.

Pihaknya membeberkan kegiatan ini menghadirkan empat narasumber kompeten di bidangnya yakni Dr. dr. Rahmat Faisal Syamsu, M.Kes., FISM-PH., FISCM dari Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia), Dr. Ir. Dwi Purnomo, S.T.P., M.T., ASEAN Eng.  Dari Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM. Selaku Reviewer Nasional, dan Prof. Dr. Setyani, M.Pd. Kepala Bagian Jurnal UGJ.

Pihaknya berharap output dari kegiatan ini dapat memicu peningkatan budaya menulis dan publikasi ilmiah bagi para dosen kedokteran secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: