Pencabulan di Talun Cirebon, Korban Anak 11 Tahun Sampai Depresi, Pelaku Tetangga

Pencabulan di Talun Cirebon, Korban Anak 11 Tahun Sampai Depresi, Pelaku Tetangga

Seorang oknum anggota polisi di Cirebon dilaporkan ke Polresta Cirebon atas dugaan perkosa anak sambung atau tiri. -Ist/Ilustrasi-radarcirebon.com

BACA JUGA:Jangan Dibuang, Inilah Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan

Penangkapan terjadi pada Selasa (19/7) sekitar pukul 10.00 WIB. "Kanit datang minta izin penangkapan, kasus asusila,” katanya.

Dia mengakui, kasus ini terungkap pas sedang pendataan kejiwaan, karena korban nangis terus seperti depresi.

“Jadi dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. Ternyata ada luka di anusnya. Saat ditanya penyebab dari luka itu, baru korban kemudian cerita kejadian itu," paparnya.

Salah satu tetangga korban yang berinisial TR saat ditemui Radar Cirebon, mengaku tidak mengetahui secara persis kronologis dari  kejadian tersebut.

BACA JUGA:BMKG Merilis Peringatan Soal Potensi Gelombang Laut Tinggi di Sejumlah Wilayah Hari Ini, Berikut Datanya

Katanya, pelaku dan korban tetanggaan, rumahnya hanya terpisah dengan jalan gang. Sehingga, tidak terpantau.

Ditambah lagi, pelaku yang masih bujang aslinya adalah perantau, kadang jual gorengan maupun jadi kuli bangunan.

"Pelaku di rumah terus. Pendiam, saya tidak tahu kalau pelaku ada di rumahnya. Saya kira dia merantau. Makanya, tidak tahu kejadian. Tahu, pas ada polisi menangkap," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, peristiwa pencabulan di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon yang dilakukan oleh MS  termasuk sering.

BACA JUGA:Bocah Tasik Dipaksa Cabuli Kucing, Meninggal karena Depresi Videonya Disebar

Perbuatan menyimpang yang dilakukan pelaku terjadi hingga lima kali. Keluarga korban yang dari kalangan bawah tidak mengetahui kejadian tersebut. Meskipun korban kerap depresi hingga jarang masuk sekolah.

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Kompol Anton membenarkan pihaknya baru saja melakukan penangkapan terhadap kasus sodomi.

Saat ini, pelakunya masi dalam pemeriksaan penyidik. "Masih kita periksa pelakunya. Beberapa hari bisa diekspos," pungkasnya.

BACA JUGA:Timnas Indonesia akan Jalani FIFA Matchday September Mendatang, Inilah Calon Lawannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: