Poto Prabu Siliwangi Ada di Museum Belanda, Seperti Ini Wajah Aslinya?

Poto Prabu Siliwangi Ada di Museum Belanda, Seperti Ini Wajah Aslinya?

Poto arca Prabu Siliwangi yang ditemukan di Kerajaan Talagamanggung, Kabupaten Majalengka. File dan cetak foto tersebut kini berada di Museum Vulkenkunde, Belanda. -Isidore van Kinsbergen-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Poto atau foto arca atau patung Prabu Siliwangi ada di museum Volkenkunde, Belanda yang diambil dari sebuah objek di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Poto patung yang diyakini sebagai rupa asli dari Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja, hingga saat ini tersimpan di museum tersebut dalam bentuk dokumentasi dan file. 

Dalam keterangan di Museum Vulkenkunde dan termuat di laman resmi Het Gehuegen, disebutkan bahwa poto monokrom Prabu Siliwangi dibuat tahun 1860 dan 1920 oleh fotografer asal Belanda.

Poto asli tersebut dibuat oleh seorang fotografer asal Belanda yang mendokumentasikan sebuah patung di Kerajaan Talaga Manggung, Kabupaten Majalengka.

BACA JUGA:Tragis, Pemain Bola Tewas Akibat Tersambar Petir di Sukabumi

BACA JUGA:Adopsi Teknologi Digital untuk Ciptakan UMKM Tangguh

Diyakini, poto patung Prabu Siliwangi itu, merupakan salah satu dokumentasi langka. Apalagi tidak diketahui di mana patung yang sudah didokumentasikan itu. 

Adapun file poto dari patung Prabu Siliwangi kini, disimpan di museum untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan dokumentasi tokoh penting dalam sejarah. 

Diketahui, patung Prabu Siliwangi yang ditemukan di Talaga Manggung berukuran dimensi 20,5 cm untuk tinggi dan lebar 16 centimeter.

Pada patung yang disebut Prabu Siliwangi tersebut, mengenakan mahkota. Juga aksesori lain di tangan, pergelangan tangan dan kaki.

BACA JUGA:Surya Darmadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Soal Lahan Sawit Bakal Segera Tiba di Tanah Air

BACA JUGA:Furqon:Media Bagian dari Pilar Demokrasi

“Patung tembaga Prabu Siliwangi di Talaga dekat Cirebon,” demikian tertulis di situs resmi Het Geheugen, yang dilihat radarcirebon, Minggu, 14, Agustus 2022.

Pada bagian keterangan juga dituliskan perkiraan pembuatan patung tersebut, yakni Oktober 1863 sampai dengan April 1864.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: