ART Disekap di Bandung, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni Bilang Begini…

ART Disekap di Bandung, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni Bilang Begini…

Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Ahmad Sahroni-JPNN.com-JPNN.com

Radarcirebon.com, JAKARTA – Adanya dugaan tindak kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART), yang dilakukan oleh bosnya. Membuat, reaksi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dia cukup emosional setelah mendengar kabar adanya seorang yang menyekap asisten rumah tangganya.

“Sungguh biadab majikan yang menyekap dan menyiksa ART seperti itu. Mereka (ART) itu juga manusia yang memiliki hak yang sama, tidak ada bedanya,” katanya.

BACA JUGA:Inilah Klarifikasi dan Penjelasan Lengkap Ibu Korban Pencabulan Oleh Oknum Polisi Cirebon

Dia pun meminta Polri dan aparat penegak hukum lainnya memberikan akses keadilan bagi asisten rumah tangga (ART) yang menjadi korban tersebut.

“Hasil visum sudah menjadi bukti kuat adanya dugaan tindak kekerasan,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 31 Oktober 2022.

Politikus yang mengawali karirnya sebagai seorang sopir pun itu meminta polisi dan aparat penegak hukum lainnya harus memberi perhatian khusus pada kasus tersebut.

BACA JUGA:Tewasnya Para Pengunjung Perayaan Halloween di Distrik Itaewon Karena Hipoksia, Apakah Itu?

Menurut dia, selain berikan perawatan medis, korban juga harus mendapat akses hukum yang layak dan bebas dari tekanan pihak-pihak luar.

Dia mengutuk perbuatan majikan ART yang diduga melakukan penyekapan dan tindak kekerasan.

Karena itu, Sahroni meminta penegak hukum memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan majikan tersebut.

BACA JUGA:Yahhh! Borussia Dortmund Batalkan Turnya ke Indonesia, Gara-gara Ini

Sebelumnya, seorang ART berinisial R (29) diduga disekap dan disiksa majikannya yaitu J (29) dan L (28) hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.

Kondisi itu berdasarkan hasil visum setelah korban dievakuasi warga dibantu polisi dan TNI dari rumah majikannya di Perumahan Bukit Permata, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. (jun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase