Jabar Bergerak Ketitipan Bantuan Donatur untuk Korban Gempa Cianjur

Jabar Bergerak Ketitipan Bantuan Donatur untuk Korban Gempa Cianjur

Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil menerima bantuan dari berbagai komunitas dan lembaga untuk disalurkan kepada korban gempa bumi Cianjur. Penerimaan tersebut berlangsung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis 1 Desember 2022. -Biro Adpim Jabar-

BANDUNG, RADARCIREBON.COM  -  Jabar Bergerak mendapatkan bantuan dari berbagai komunitas dan lembaga untuk disalurkan kepada korban gempa bumi Cianjur.

Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil menerima bantuan tersebut di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis 1 Desember 2022.

Adapun bantuan yang diterima senilai Rp3,6 miliar terdiri dari 4.745 bantuan yang isinya berbagai macam kebutuhan masyarakat. 

BACA JUGA:SD Peradaban Global Quran Cirebon Berhasil Galang Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

"Ada bantuan dari warga masyarakat yang peduli terkait bencana gempa di Cianjur ada 4.745 bantuan dengan nilai Rp3,6 miliar," ujar Atalia Praratya.

"Itu di luar dari bentuknya barang, termasuk juga ada pinjaman berupa kendaraan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kebutuhan di lapangan," tambahnya.

Atalia menuturkan saat ini kebutuhan terpenting dari warga korban gempa bumi Cianjur yaitu membuat suasana di pengungsian nyaman.

BACA JUGA:Inilah Cara Menonton Siaran TV Digital di Smarphone Berbasis Aplikasi, Begini Langkahnya

"Saat ini di lapangan tentu saja bukan hanya urusan pangan saja, tapi bergeser agar fokus pada mereka untuk lebih nyaman.”

“Di antaranya dengan menghadirkan tempat tinggal sementara agar bisa lebih sedikit permanen," ujar Atalia.

Untuk menyiasati, Jabar Bergerak berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat dan PT. Urbane Indonesia yang berbasis di Kota Bandung, akan menghadirkan fasilitas tempat nyaman, baik itu penyediaan air bersih termasuk juga ruang serbaguna. 

BACA JUGA:Kabupaten Cirebon Tuan Rumah Kejuaraan Cabor DBON Tingkat Provinsi Jawa Barat

"Jadi kami bekerja sama dengan , IAI Jawa Barat, Urbane Community dan tim LPPM ITB untuk koordinasi tentang bangunan fasilitas yang baik, bagaimana mendapatkan air bersih, bagaimana MCK baik, dan termasuk ruang serbaguna saat hujan deras," sebut Atalia.

"Jadi alhamdulillah bantuan banyak sekali tinggal kami informasikan apa yang sesuai dengan lapangan. Oleh karenanya kita ketuk pintu banyak perusahaan termasuk juga masyarakat," pungkas Atalia. (jun)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase