TAK TERDUGA, Begini Kesaksian Warga di Sekitar Mahad Al Zaytun dan Syekh Panji Gumilang

Kesaksian warga di sekitar Mahad Al Zaytun Indramayu.-Mahad Al Zaytun-radarcirebon.com
BACA JUGA:Kemarin Sebut Video Mario Editan, Ini Klarifikasi Polda Metro Jaya
"Dengar sih, tapi kan saya nggak nanggepin. Pikiran saya cuma bohong, hoaks. Saya mah cuman senyum-senyum saja," tutur Nina.
Kesan bekerja sebagai penggarap lahan di LKM Rahmatan Lil Alamin juga diungkapkan oleh Iyoh. Menurutnya, pihak yayasan sangat memperhatikan para pekerja.
"Makanan terjamin dari yayasan, nggak ada kekurangan. Kadang ikan patin, telor, ayam. Nggak nyepelein orang kerja. Saya jamin. Saya sudah 7 tahun di sini," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Kari Sunjaya yang juga salah seorang pekerja. Dari hasilnya bekerja di lahan pertanian bahkan bisa menyekolahkan anak dan mencukupi kebutuhan setiap hari.
BACA JUGA:BUKAN SIDAK, Kemenag Indramayu Malah Diajak Nyanyi Syekh Panji Gumilang, Lagu Keroncong
"Alhamdulillah bisa nyekolahin ajak. Bisa mencukupi kebutuhan tiap hari. Enak sebetulnya kerja di sini," kata Kari.
Kesaksian lain diungkapkan oleh Rohmah warga Desa Temiyangsari. Dia juga mendengar banyak isu miring di luar sana. Tetapi, kondisi di Al Zaytun setiap harinya baik-baik saja.
"Soal isu itu, hoax di luar. Itu mah hoax. Kita yang di sini sih aman-aman saja. Saya kerasan sekali malah. Sudah 7 tahun kerja di sinim," tandasnya.
Sistem kerja di Mahad Al Zaytun, kata dia, mengutamakan kedisiplinan. Meski petani penggarap, mereka juga diwajibkan datang setiap pagi pukul 07.00 WIB. Kemudian istirahat siang pukul 12.00 sampai dengan 13.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: