Syekh Panji Gumilang Tersangka, ASRII Sujud Syukur di Islamic Center Indramayu

Syekh Panji Gumilang Tersangka, ASRII Sujud Syukur di Islamic Center Indramayu

ASRII melakukan sujud syukur di Islamic Center Indramayu setelah Syekh Panji Gumilang menjadi tersangka.-ASRII-radarcirebon.com

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Setelah mendengar kabar pemimpin Mahad Al Zaytun, Syekh Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka, elemen ASRII menggelar sujud syukur di Islamic Center INDRAMAYU

Koordinator Umum Aliansi Santri Rakyat Indonesia untuk Indramayu (ASRII), M Solihin mengatakan, aksi sujud syukur merupakan bentuk apresiasi kepada Bareskrim Polri yang telah menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi orang-orang yang mendangkalkan agama, menyesatkan generasi santri. Kita sujud di depan Islamic Center ini sebagai doa, restu dan ridho para guru, sepuh, dan Illahi,” kata Solihin.

Dia menambahkan, dari awal komitmen ASRII dan beberapa LSM yang tergabung mendukung penegakkan hukum oleh Mabes Polri.

BACA JUGA:Situasi di Al Zaytun Pasca Syekh Panji Gumilang Ditetapkan sebagai Tersangka, Santri Kirim Doa

Karena tadi malam sudah ditetapkan sebagai tersangka, berarti sudah satu tahap lebih maju dan perlu disyukuri. Solihin menyebut, proses hukum ini berkat dukungan dari masyarakat Indramayu.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur kami atas dikabulkannya tuntutan kami. Kami sangat senang ternyata presiden, menkopolhukam, kapolri, gubernur, semuanya menunjukkan bahwa Indonesia negara hukum dan betul-betul tidak pandang bulu,” tandasnya.

Menurut Solihim, Bareskrim Polri telah menunjukkan kepada masyarkat Indramayu dan Indonesia tentang keadilan. Bahwa siapapun sama di mata hukum.

Karena itu, pihaknya juga berharap agar kasus-kasus lain diusut berkaitan pencucian uang, tragedi kemanusiana dan sebagainya.

BACA JUGA:6 Tradisi Unik Suku Toraja, Pesona Budaya dan Wisatanya, Nomor 1 dan 3 Engga Cocok Buat Penakut

“Kami percaya kepada Bareskrim Polri dan menyerahkan penanganan persoalan tersebut,” tandasnya.

 Selanjutnya, ASRII meminta kepada presiden membuat kepres untuk mengambil alih Al Zaytun dan para santrinya diselamatkan.

Di tepat terpisah, Koordinator Forum Indramayu Menggugat (FIM), Sayid Muchlisimin meyakini bahwa penegak hukum sudah punya acuan menetapkan sebagai tersangka.

“Kami mengapresiasi penegakan hukum oleh kepolisian. Tetapi, FIM akan melakukan aksi-aksi dan melaporkan persoalan lainnya,” tegas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: