Pemilih Pemula di Pemilu 2024 di TPS 32 Sunyaragi Cirebon, Ada yang Usia 17 Tahun Juga 54 Tahun

Pemilih Pemula di Pemilu 2024 di TPS 32 Sunyaragi Cirebon, Ada yang Usia 17 Tahun Juga 54 Tahun

Pemilih pemula di TPS 32 Sunyaragi Kota Cirebon. -Apridista-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Pesta demokrasi tahun ini menjadi yang ditunggu oleh para pemilih pemula / pertama. Mereka turut antusias menggunakan hak pilih.

Uniknya, pemilih pemula di TPS 32 Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon pemilih pemula bukan saja berasal dari gen Z yang baru berusia 17 tahun namun ada juga yang berusia 54 tahun.

Merupakan purnawirawan TNI-AD, pemilu 2024 ini menjadi tahun pertama Kusnadi bisa mengikuti Pemilu.

Sebenarnya ia sudah bisa mengikuti pemilu pertama di masa pemilu Presiden Soeharto. Namun saat itu usianya belum genap 17 tahun dan belum memiliki KTP.

BACA JUGA:TPS Unik di Wanasaba Kidul Cirebon, Bernuansa Pink karena Pemilu Bertepatan dengan Hari Kasih Sayang

"Di usia 18 tahun saya sudah daftar TNI jadi sudah tidak bisa menggunakan hak suara," ungkap Kusnadi, kepada radarcirebon.com, Rabu, 14  Februari 2024.1

Di akhir 2022, Kusnadi yang genap berusia 53 tahun mengakhiri masa dinasnya dan menjadi purnawirwan TNI-AD.

Sehingga tahun ini ia bisa menggunakan hak suaranya. Ia menuturkan sangat antusias dan senang bisa menggunakan hak suara ini.

Kusnadi datang ke TPS sejak pukul 10.00 WIB, namun belum bisa langsung mencoblos karena ia masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

BACA JUGA:Pemilu di TPS 28 hingga 31 Kota Cirebon Berjalan Lancar

Sehingga ia harus menunggu sekitar 2 jam lebih lantaran pendaftaran untuk DPK baru bisa dilakukan sejak pukul 12.00 WIB.

"Senang akhirnya bisa nyoblos karena bisa menyumbangkan suara untuk perubahan yang lebih baik demi anak dan cucu ke depan," tukasnya.

Tak hanya Kusnadi, tahun ini juga menjadi pemilu perdana anak bungsunya yang berusia 17 tahun. Agung Maulana R (17) yang merupakan siswa MAN 2 Cirebon ini juga menjadi pemilih pertama/pemula tahun ini. Ia mengaku sempat kebingungan saat memilih caleg di bilik suara.

"Ternyata banyak surat suara yang wajahnya sangat asing, sempat bingung milih yang mana karena hanya mengetahui calon presiden saja," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: