
"Bahkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun dinilai tidak memiliki keleluasaan penuh untuk mengawasi penggunaan dana ini," ucapnya.
Gymnastiar menyebutkan, para mahasiswa juga menyoroti besaran anggaran yang akan dikelola oleh Danantara.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan ulang tahun Partai Gerindra mengenai target investasi Danantara sebesar 900 miliar USD atau lebih dari 14 ribu triliun rupiah menimbulkan kekhawatiran besar terkait pengelolaan dana tersebut.
"Dengan jumlah anggaran yang sangat besar dan minim pengawasan, kami khawatir bahwa dana ini justru akan menjadi ladang bagi kepentingan politik tertentu," sebutnya.
BACA JUGA:Danantara yang Baru Diresmikan Presiden Prabowo Langsung Viral, Sebetulnya Lembaga Apa?
BACA JUGA:Usai Dilantik Presiden Prabowo Subianto, Imron-Agus Siap untuk Mewujudkan Janji Kampanye
Selain itu, Andito Galih, salah seorang mahasiswi lainnya meminta evaluasi besar-besaran terhadap teknis dan pelaksanaan program makan siang bergizi gratis.
Mereka menilai program ini tidak boleh mengorbankan anggaran sektor lain yang lebih esensial, terutama pendidikan.
"Konstitusi mengamanatkan mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan hanya sekadar mengenyangkan bangsa."
"Oleh karena itu, jangan sampai program ini dijalankan dengan mengorbankan anggaran pendidikan," tegasnya.
Aksi yang berlangsung damai ini diakhiri dengan penyampaian pernyataan sikap dari para demonstran.
BACA JUGA:PKS Kota Cirebon Perkuat Struktur Kepengurusan melalui Muscab
BACA JUGA:Fajar Aldila Lepas Kepindahan Agus Wahidin ke Kementerian PKP
Mereka berharap pemerintah segera menanggapi tuntutan tersebut demi kepentingan masyarakat luas, khususnya di sektor pendidikan dan transparansi pengelolaan dana negara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DRPD Kota Cirebon Harry Saputra Gani menuturkan, perjuangan untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat bukanlah sesuatu yang bisa dicapai dalam waktu singkat.
Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam jangka panjang, seperti perlombaan lari maraton yang membutuhkan ketahanan dan konsistensi.