Jalan Raya Cadas Pangeran Sedang Disuntik, Panjangnya 1,4 Kilometer, untuk Mengisi Retakan

Jalan Raya Cadas Pangeran Sedang Disuntik, Panjangnya 1,4 Kilometer, untuk Mengisi Retakan

Jalan Raya Cadas Pangeran disuntik atau inject slab untuk mengisi retakan dan mempertahankan kekuatan konstruksi.-BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat-radarcirebon.com

BACA JUGA:Reaksi UIN Gus Dur atas Sambutan Prof Dr Makrum Kholil di Al Zaytun Indramayu: Tidak Mewakili Lembaga

Sebab, lalu lintas kendaraan pribadi kini lebih banyak menggunakan Tol Cisumdawu yang baru saja selesai dibangun.

Kendati demikian, ruas jalan ini masih menjadi andalan bagi masyarakat Sumedang untuk transportasi lokal maupun menuju Bandung.

Kemudian, sopir truk angkutan juga masih memilih ruas jalan ini untuk distribusi barang. Alasannya, perjalanan jauh lebih ekonomis menggunakan jalur arteri.

Salah satunya adalah Andri Parman (34) yang merupakan sopir truk asal Kabupaten Majalengka. Dia mengakui, perjalanan lewat Cadas Pangeran memang lebih memakan waktu. Tetapi, jauh lebih ekonomis.

BACA JUGA:Kalau Skenario Bandara Husein Sastranegara Ditutup dan Kertajati Gagal, Jawa Barat Rugi 2 Kali

"Truk itu kan beda sama mobil pribadi tarifnya. Jadi kalau lewat sini (Cadas Pangeran), lebih murah daripada lewat tol," kata Andri, saat ditemui di bilangan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Andri menambahkan, sopir truk pada dasarnya mengikuti ongkos yang diberikan. Sebab, untuk pengiriman barang ke Bandung dan sekitarnya, sudah ada tarif yang ditetapkan.

Begitu juga untuk perjalanan ke arah Jawa Tengah. Sudah ada gambaran tarif yang juga diberikan dari pemberi kerja.

"Ya campur-campur sih. Tapi sementara ini mending lewat jalan biasa kalau tidak ada permintaan khusus," tuturnya.

BACA JUGA:Mbrebes Mili, Kamaruddin Simanjuntak Bela Syekh Panji Gumilang: Kepada kawan saya Profesor Mahfud MD...

Kendati Cirebon - Bandung sudah tersambung dengan jalan tol, pihaknya juga meminta jalur arteri tetap diperhatikan.

Memang perjalanan melintasi jalur arteri akrab dengan kendala seperti jalan rusak, atau gangguan lainnya.

"Ya kalau sedang ada perbaikan, itu kan biasanya macet. Tapi mau bagaimana lagi. Memang di situ jalurnya," ungkap dia.

Menurut Andri, setelah Tol Cisumdawu beroperasi, jalur di Cadas Pangeran memang lebih lengang dari biasanya. Begitu juga di jalanan mulai dari Kadipaten sampai dengan Cimalaka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: