Maskapai Milenial Super Air Jet Operasikan 7 Rute dari Bandara Kertajati, Paling Banyak!

Maskapai Milenial Super Air Jet Operasikan 7 Rute dari Bandara Kertajati, Paling Banyak!

Maskapai Super Air Jet menjadi yang terbanyak mengoperasikan rute penerbangan di Bandara Kertajati Majalengka.-Istimewa/tangkapan layar-radarcirebon.com

BACA JUGA:Semakin Mengerucut, Prabowo Umumkan Pendampingnya Usai MK Bacakan Putusan Uji Materil Usia Capres Cawapres

Penerapan konsep ini, bukan barang baru karena sudah diterapkan sebelumnya. Misalnya antara Halim Perdanakusuma dan Soekarno Hatta.

"Jadi saling mem-back up. Sehingga nanti pada dasarnya masyarakat Jawa Barat beruntung gitu, karena dia langsung punya 2 bandara yang beroperasi dan saling mendukung, saling mem-back up," tuturnya.

Terkait demand atau prospek untuk Bandara Kertajati cukup besar, sehingga yang dibahas dalam rapat dengan Pj Gubernur, Dirjen Perhubungan Udara serta kepala daerah adalah bagaimana memunculkan potensi kekayaan lokal daerah.

Potensi budaya daerah, UMKM, pariwisata, perdagangan menjadi triger bagi demand ke Bandara Kertajati.

BACA JUGA:Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Shin Tae-yong: Jangan Lengah dan Harus Bekerja Keras

"Nah ini perlu kolaborasi nih antar ekosistem kepala daerah di Ciayumajakuning. Saya bisa membayangkan kalau masing-masing menonjolkan potensinya, saya rasa potensi kekayaannya bisa menarik," bebernya.

Potensi lain dari Bandara Kertajati adalah umrah dan haji. Untuk haji sudah dimulai dengan menerbangkan sebagian jemaah Jawa Barat.

Selain itu, yang perlu ditingkatkan adalah pasar umrah, karena cukup besar. Hal itu, sudah disampaikan kepada Kementerian Perhubungan untuk bisa membagi beban traffic umrah di Cengkareng.

"Potensi masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya untuk umrah cukup besar," tuturnya.

BACA JUGA:Jalan Tol Cirebon Kuningan, Panjang 28 Kilometer, Kapan Dibangun?

Seandainya traffic umrah di Soekarno Hatta sekitar 15-20 persen, paling tidak dalam satu tahun sudah bisa 150 ribu sampai dengan 170 ribu per tahun.

"Ini perlu dibahas, tidak bisa AP 2 sendiri harus kolaborasi Kemenhub, dan Kemenag," bebernya.

Karena itu, Awalauddin menambahkan, prinsip kolaborasi sangat penting dalam pengembangan Bandara Kertajati.

Sehingga ke depan banyak maskapai lain yang akan membuka penerbangan ke Bandara Kertajati, termasuk rute-rute lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: