7 Cara Mengatasi Brain Rot dengan Pendekatan Stoikisme, Latih Kesadaran dan Meningkatkan Daya Pikir

7 Cara Mengatasi Brain Rot dengan Pendekatan Stoikisme, Latih Kesadaran dan Meningkatkan Daya Pikir

Cara mengatasi brain rot dengan pendekatan stoikisme. Ilustrasi foto:-Pixabay -

Kesadaran akan kefanaan mendorong kita untuk lebih bijak menggunakan waktu. Daripada membiarkan otak terperangkap dalam distraksi, gunakan momen yang ada untuk kegiatan yang berharga.

Renungkan bahwa waktu adalah sumber daya yang tidak dapat dikembalikan.

Pilih kegiatan yang memberikan dampak jangka panjang pada hidup.

Prinsip Stoik:

"Hidup setiap hari seolah-olah itu adalah yang terakhir." – Seneca

6. Lakukan Dichotomy of Control

Pisahkan apa yang dapat Anda kendalikan dan yang tidak. Jangan membuang energi untuk hal-hal yang berada di luar kuasa Anda.

Misalnya, jika Anda merasa tertekan oleh opini online, ingatlah bahwa Anda tidak bisa mengontrol apa yang orang lain pikirkan atau katakan.

7. Latihan Disiplin Diri

Disiplin adalah inti dari kebebasan. Mulailah dengan langkah kecil, seperti mengatur waktu untuk aktivitas tertentu dan mematuhinya.

  • Batasi waktu online.
  • Berkomitmen untuk rutinitas produktif.

Dengan konsistensi, stoikisme dapat membantu membersihkan pikiran, mengurangi rasa kewalahan, dan membawa kembali fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.

Apa Itu Brain Rot?

Brain rot saat ini sering dibahas di berbagai kesempatan. Istilah ini merujuk pada suatu keadaan yang menggambarkan penurunan kualitas kemampuan berpikir.

Brain rot sering dikaitkan dengan suatu keadaan menurunnya konsentrasi dan produktivitas otak. Penyebabnya antara lain adalah paparan informasi yang berlebihan.

Biasanya, disebabkan oleh akses yang berlebihan terhadap konten digital. Terutama yang bersifat dangkal, berulang, atau kurang mendalam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: