BPS Sensus Tenant PGC Cirebon, Omzet Pedagang Turun tapi Masih Bertahan
Sejumlah tenant di PGC jadi target Sensus Ekonomi 2026. BPS Kota Cirebon mendata omzet, tenaga kerja, dan kondisi usaha sebagai dasar kebijakan.-Apridista Siti Ramdhani-Radarcirebon.com
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial terkait pelaksanaan sensus.
"Kalau ada hal yang diragukan, silakan langsung menghubungi BPS. Jangan mudah percaya informasi yang belum tentu benar atau hoaks yang beredar di internet," katanya.
Menurutnya, seluruh data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik nasional.
Hasil sensus nantinya menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi, investasi, pengembangan UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja.
Pedagang Berharap Ada Kebijakan yang Berpihak
Salah seorang pemilik tenant di PGC, Asrul, mengaku tidak keberatan mengikuti proses pendataan yang dilakukan petugas BPS. Ia menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan, mulai dari tahun mulai berjualan, perkembangan omzet, hingga jumlah karyawan yang dimiliki.
Asrul mengungkapkan bahwa dirinya sudah cukup familiar dengan kegiatan sensus semacam ini karena pernah mengikutinya sekitar satu dekade lalu.
"Saya mulai berjualan di PGC sejak tahun 2005. Dulu juga pernah didata oleh BPS, mungkin sekitar sepuluh tahun yang lalu," ujarnya.
Ia berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar dimanfaatkan pemerintah untuk menyusun kebijakan yang mampu membantu pelaku usaha kecil bertahan di tengah tantangan ekonomi.
"Semoga data ini bisa menjadi dasar pemerintah untuk lebih memperhatikan pedagang kecil dan membantu menggerakkan kembali perekonomian," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

