10 Fakta 2 Pesawat Parkir di Bandara Kertajati, Milik Iran, Disanksi AS, Indonesia Terlibat?

10 Fakta 2 Pesawat Parkir di Bandara Kertajati, Milik Iran, Disanksi AS, Indonesia Terlibat?

Pesawat yang dibeli Iran sempat parkir di Bandara Kertajati Majalengka. -Dokumen-radarcirebon.com

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Dua pesawat yang lama parkir di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati MAJALENGKA, beberapa waktu lalu, diduga bermasalah.

Dua unit Air Bus A340-212 itu ternyata bekas pesawat Angkatan Udara Perancis. Pesawat itu dibeli oleh Iran.

Jurnalis radarcirebon.com sempat mengambil gambar dua unit pesawat tersebut. Dua pesawat itu memang sudah lama terparkir sejajar di bandara yang berada di Kecamatan Kertajati Majalengka.

Mengapa harus diparkir di BIJB Kertajati Majalengka? Dua unit pesawat diparkir di BIJB diduga untuk menghindari sanksi dari Amrika Serikat (AS).

BACA JUGA:Nina Agustina Ajak Menangkan Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Lalu bagaimana nasib Indonesia, karena salah satu bandaranya digunakan untuk parkir dua unit pesawat yang diduga bermasalah? Apakah Indonesia terlibat dalam dugaan permasalahan ini?

Belum ada penjelasan dari pemerintah Indonesia hingga saat ini. Hanya Iran memang punya cara khusus untuk membeli pesawat dari Eropa.

Cara itu tempuh semata-mata untuk menghindari sanksi dari Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Caranya dengan memarkir dua pesawat itu di bandara yang masih sepi aktifitas.

Soal dugaan dua unit pesawat itu bermasalah diungkap oleh jurnalis Babak Taghvaee melalui akun Twitter, @BabakTaghvaee1. Jurnalis itu mengunggah status sebagai berikut. 

BACA JUGA:Kaka Slank PD Dengan Penampilan Rambut Baru

"Hasil penyelidikan saya tentang pengadaan dua Airbus A340-212 bekas Angkatan Udara Prancis oleh #IRGC berafiliasi #MahanAir untuk Pemerintah Iran. Otoritas Indonesia dan Mali terlibat dalam membantu Iran menghindarkan sanksi dari AS dan menerbangkannya ke Iran pada 23 Mei 2023," tulis Babak Taghvaee.

Sementara yang membocorkan jika dua unit pesawat yang diduga bermasalah itu, bekas Angkatan Udara Perancia adalah aviacionline. 

Menurut laporannya, dua unit Airbus A340 yang diidentifikasi sebagai pesawat eks Armée de l'Air. Atau Angkatan Udara Perancis. Dua unit pesawat itu sekarang sudah berada di Iran. 

Laporan itu juga membeberkan kronologinya sebagai berikut:

  1. Dua unit pesawat Angkatan Udara Perancis itu diterima dari Austrian Airlines pada Mei dan Desember 2006.
  2. Kedua unit pesawat A340 beroperasi di Austria dengan registrasi OE-LAG dan OE-LAH. Setelah itu dialihkan dengan registrasi F-RAJA dan F-RAJB.
  3. Kemudian, dua pesawat tersebut dijual ke LMO Aero. Yang merupakan sebuah perusahaan Perancis yang bergerak di bidang dukungan dan pemeliharaan pesawat.
  4. LMO Aero memiliki dua unit pesawat itu. Kemudian memasukkan ke inventarisnya dengan registrasi F-HFDD dan F-HLMG.
  5. Pada tahun 2022, ketika LMO Aero dibeli oleh perusahaan Mali sebagai front untuk maskapai Mahan Air.
  6. Perusahaan asal Mali itu mendaftarkan pesawat di bawah sertifikat operatornya. Dengan nomor pendaftaran registrasi TZ-DTA dan TZ-DTC.
  7. Kemudian dua unit pesawat itu disimpan di BIJB Kertajati Majalengka Jawa Barat.
  8. Foto-foto dua unit pesawat tersebut yang sedang diparkir di BIJB Kertajati, tersebar luas di media sosial dan tertangkap kamera di Google Image.
  9. Dari BIJB Kertajati, beberapa waktu lalu, dua pesawat itu menyatakan niat untuk terbang kembali ke Mali. Hal itu setelah mendapatkan izin dari otoritas terkait.
  10. Ternyata, pesawat itu malah terbang ke Bandara Chabahar. Bandara itu berada di bagian paling selatan Iran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: