Daya Motor

Koperasi Nelayan Mati Suri, Nelayan Cirebon Terpaksa Jual Ikan Murah ke Bakul

Koperasi Nelayan Mati Suri, Nelayan Cirebon Terpaksa Jual Ikan Murah ke Bakul

Nelayan Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon berharap koperasi nelayan dan TPI kembali aktif.-hasil tangkap layar-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Para nelayan di Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, berharap aktivitas koperasi nelayan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat kembali dihidupkan setelah bertahun-tahun tidak berjalan optimal.

Selama ini, sebagian besar hasil tangkapan nelayan terpaksa dijual langsung kepada tengkulak atau bakul dengan harga yang dinilai kurang menguntungkan.

Kondisi tersebut terjadi karena mekanisme pelelangan ikan yang seharusnya menjadi sarana pemasaran hasil tangkapan belum berfungsi sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:Kasus HSG Dinilai Berlarut-larut, Kuasa Hukum Minta Kepastian Hukum dari BK dan Polisi

Akibat tidak berjalannya pelelangan ikan, nelayan memiliki pilihan yang sangat terbatas dalam menjual hasil tangkapannya.

Bahkan, dalam banyak kasus, satu-satunya jalur pemasaran yang tersedia hanya melalui bakul yang telah lama menjadi perantara perdagangan hasil laut di wilayah tersebut.

Para nelayan menilai keberadaan TPI yang aktif akan menciptakan persaingan harga yang lebih sehat.

Dengan adanya sistem lelang terbuka, para pembeli dapat bersaing untuk mendapatkan hasil tangkapan nelayan sehingga harga ikan dapat terbentuk secara lebih adil dan mengikuti kondisi pasar.

BACA JUGA: BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan per April 2026

Selain berpotensi meningkatkan harga jual ikan, keberadaan koperasi nelayan yang aktif juga dinilai mampu memberikan berbagai manfaat lain. Koperasi dapat membantu pemasaran hasil tangkapan, menyediakan kebutuhan operasional melaut, hingga mengembangkan berbagai unit usaha yang mendukung sektor perikanan.

Rohman, salah seorang nelayan di Desa Bandengan, mengatakan para nelayan sangat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

Menurutnya, aktivasi kembali koperasi nelayan dan TPI menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ketergantungan terhadap tengkulak menjadi salah satu persoalan yang dihadapi nelayan. Tidak sedikit nelayan yang memiliki utang modal kepada tengkulak sehingga mereka harus menjual hasil tangkapannya kepada pihak yang sama dengan harga yang telah ditentukan,” tuturnya.

BACA JUGA:Mobil Listrik Geely Segera Hadir di Cirebon, EX2 Jadi Andalan dengan Jarak Tempuh 395 Km

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait