Mom Rose, Rangkul Orang Tua Menciptakan Makanan Mudah, Murah, dan Sehat Untuk Anak

Mom Rose, Rangkul Orang Tua Menciptakan Makanan Mudah, Murah, dan Sehat Untuk Anak

Mom Rose, Rangkul Orang Tua Menciptakan Makanan Mudah, Murah, dan Sehat Untuk Anak. Foto: -KASIH BUNGAS-RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIREBON - Bergelut dalam bidang bisnis kuliner, Rosemalya kini aktif menjadi seorang  sociopreneur.

Nalurinya sebagai seorang ibu tergerak untuk memberikan kasih pada setiap anak melalui asupan makanan agar anak mendapatkan tumbuh kembang secara optimal.

Melalui gerakan Kasih Bungas, wanita yang akrab disapa Mom Rose ini ingin turut berkontribusi kepada bangsa dan negara terutama di bidang tumbuh kembang anak dengan menciptakan menu menu makanan anak yang mudah, murah dan sehat.

BACA JUGA:Wajib Tahu! 70 Persen Sumber Air Minum Rumah Tangga Tercemar Tinja, Inilah yang Perlu Diperhatikan

Menurut Rosemalya, ungkapan "You are what you eat" menjadi acuan, sehingga ingin menerapkan pola makan yang baik terutama untuk keluarga dan diri sendiri.

Pasalnya dari makanan sehat dan bergizi itulah yang membantu anak agar pertumbuhan secara motorik dan kognitif bisa optimal.

Untuk itu penting memperhatikan asupan makanan. Sejak menjadi enterpreneur di bidang Kuliner, Rosemalya pun berkomitmen untuk menghadirkan berbagai menu yang sehat juga lezat.

"Hal ini pun saya terapkan dari diri sendiri dahulu, kemudian mulai saya tularkan pada lingkungan sekitar," ungkapnya.

BACA JUGA:Bupati Cirebon Resmi Tutup Rangkaian Kegiatan BSMSS Tahun 2022 di Desa Japurabakti

Sambil aktif berbisnis, Rosemalya pun kerap melihat beberapa anak yang tidak mendapatkan makanan yang sesuai untuk anak.

Dari banyaknya faktor penyebab terjadinya hal ini, satu yang menjadi permasalahan utama adalah orangtua yang tidak bisa memberikan anak makanan sehat bergizi seimbang.

Kurangnya waktu dikarenakan kesibukan bekerja, biasanya membuat orangtua jadi menginginkan makanan yang praktis bagi anak.

Sayangnya makanan praktis yang dipilih adalah makanan olahan mengandung zat aditif dan preservative yang tidak dibutuhkan atau bahkan dapat mengganggu organ anak-anak balita yang belum sempurna pertumbuhannya.

"Sangat disayangkan jika yang didapat oleh anak hanyalah rasa kenyang tanpa mencukupi kebutuhan gizinya," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase