Ekspor Jawa Barat Melonjak, Neraca Perdagangan Surplus USD 16,63 Miliar hingga Juli 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati.-BPS Jabar-
BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang Januari-Juli 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan provinsi ini mengalami surplus sebesar USD 16,63 miliar.
Surplus tersebut ditopang oleh nilai ekspor Jawa Barat yang jauh lebih besar dibandingkan impor.
Selama tujuh bulan pertama 2026, ekspor Jawa Barat mencapai USD 23,58 miliar, sedangkan nilai impor tercatat sebesar USD 6,95 miliar.
BACA JUGA:Kunci Bersama Summit 2026: Kota Cirebon Tawarkan Investasi, Perdagangan hingga Wisata
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, capaian ekspor tersebut mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
"Nilai ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 mencapai USD 23,58 miliar atau naik 6,43 persen dibanding periode yang sama tahun 2025," kata Margaretha dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Selasa 1 September 2026.
Pertumbuhan juga terjadi pada ekspor nonmigas. Nilainya mencapai USD 23,40 miliar, atau meningkat 6,35 persen secara tahunan. Sementara ekspor migas tercatat USD 178,27 juta, tumbuh lebih tinggi yakni 16,85 persen.
Mesin dan Peralatan Mekanis Jadi Komoditas yang Menguat
Berdasarkan sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar, terdapat sejumlah kelompok barang yang mencatat pertumbuhan signifikan.
Peningkatan terbesar terjadi pada golongan mesin dan peralatan mekanis. Nilai ekspor komoditas ini meningkat USD 418,86 juta atau sebesar 23,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, tidak seluruh komoditas mengalami pertumbuhan. Golongan karet dan barang dari karet menjadi komoditas yang mengalami penurunan terbesar, yakni sebesar USD 114,86 juta atau turun 12,72 persen.
BACA JUGA:BPS Ungkap Kabar Baik Ekonomi Jabar, Surplus Perdagangan Tembus 11,31 Miliar Dolar AS
Dari sisi pasar tujuan, Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Barat sepanjang Januari-Juli 2026. Nilainya mencapai USD 3,98 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

