Persiapan PON, Sejumlah Atlet Jabar Bertolak ke Korea Selatan untuk Berlatih

Persiapan PON, Sejumlah Atlet Jabar Bertolak ke Korea Selatan untuk Berlatih

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin bersama para atlet yang akan mengadakan pemusatan latihan di Korea Selatan.-Biro Adpim Jabar-

Selain bertujuan untuk mencapai target Jabar hattrick PON, Bey menilai pemusatan latihan di Korea Selatan dapat menjadi momentum untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat Asia Tenggara bahkan Asia. 

"Kami ingin PON. Tapi lebih dari itu, tingkatannya lebih tinggi lagi ke kejuaraan Asia Tenggara dan Asia. Jadi kita jangan hanya mengejar target nasional, tapi lebih ke atas lagi," tuturnya. 

BACA JUGA:Coklit Data Pemilih Kota Cirebon Sudah 85 Persen, Simak Penjelasan Pj Walikota dan Ketua KPU

Kepada atlet yang berangkat ke Korea Selatan untuk melaksanakan pemusatan latihan, Bey berpesan agar mereka dapat bersungguh-sungguh ketika berlatih sehingga hasilnya dapat maksimal. 

"Saya dengar di Korea Selatan itu berlatihnya keras karena mereka disiplin keras."

"Jangan jauh-jauh, ke pelatih Timnas bola aja pak Shin Tae-yong sangat disiplin, sangat keras mulai dari makanan juga diperhatikan betul kualitas makanan, jadi ya kita harus bisa meniru," kata Bey.

BACA JUGA:Siap Dinaturalisasi, Kenzo Riedewald Bisa Jadi Pesaing Marselino Ferdinan

"Saya berharap para pelatih yang ikut juga membuat program yang sama. Walaupun saya yakin dari segi anggaran akan meningkat karena protein kalori dan juga dihitung betul, tapi kan masa depan atlet-atlet kita ini supaya bisa berbicara di level lebih tinggi,” tambahnya. 

Sementara itu Ketua Umum KONI Jabar M Budiana melaporkan bahwa program pemusatan latihan yang dilaksanakan di Korea Selatan merupakan implementasi kerja sama Government to Government (G to G) yang sudah berjalan.  

"Kalau dengan Korea Selatan kebetulan programnya kita sama-sama tahu ini adalah G to G antara Pemprov Jabar dan Gyeongsangbuk, dengan yang lain tidak ada G to G. Sehingga wajar ada atensi lebih dari Pak Gubernur," ucap Budiana. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase